Bagaimana Menghindari Infeksi Flu babi
May 2, 2009 at 3:44 pm | Posted in Info Sehat | Leave a commentTags: bagaimana, flu babi, menghindari infeksi virus flu babi, virus flu babi
Flu babi, yang awalnya hanya menular dari babi ke manusia, saat telah berkembang penularannya menjadi manusia ke manusia melalui kontak, dan ini merupakan salah satu mutasi yang paling mematikan dari virus flu.
Orang-orang di wilayah Meksiko telah menggunakan masker bedah untuk menghindari epidemi Flu babi. Sedikitnya 150 orang disana telah meninggal karena terinfeksi Flu babi dan kelompok flu babi juga ditemukan di wilayah Amerika Serikat dan demikian juga di penjuru dunia. Saat ini Flu babi sedang dalam penyelidikan oleh Pusat Pengendalian dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Gejala pada Flu Babi antara lain: pilek, nyeri otot, kecapaian, kurangnya nafsu makan, dan demam lebih dari 38 derajat celcius hingga terjadinya kematian mendadak. Adalah hal yang Sulit untuk membedakannya dari jenis flu lainnya, sehingga memerlukan diagnosa yang mendalam.
Dari penelitian yang sedang dilakukan, terdeteksi bahwa flu babi merupakan kombinasi dari empat jenis virus yang selama ini sudah dikenal, yaitu virus flu burung, virus flu biasa yang umum terjadi pada manusia dan dua jenis virus yang lain. Virus flu babi tidak hanya sangat menular tetapi juga mematikan. Tindakan preventif dibawah ini dapat Anda lakukan untuk pencegahan dan memastikan Anda tidak tertular flu babi.
- Tetaplah di rumah. Jika Anda merasa sakit atau mempunyai gejala-gejala seperti akan terkena flu, lebih baik memutuskan untuk sementara tetap di rumah. Karena pada sebagian besar kasus, gejala flu babi sangat mirip dengan flu dan demam biasa.
- Tidak menutup batuk anda dengan telapak tangan. Melainkan dengan cara menutup mulut menggunakan siku lengan tangan anda. Hal ini sebagai upaya agar anda tidak mentransfer kuman ke telapak tangan dan kemudian ke setiap obyek yang anda sentuh. flu babi sangat menular, dan dapat menyebar mudah melalui sentuhan. Masker akan membantu anda menghindari infeksi di ruangan tertutup.
- Sering-seringlah membasuh tangan. Bisa jadi, apa yang telah anda sentuh, disitu telah terdapat virus flu babi.
- Bawalah Cairan pen-steril tangan. Jika anda merasa telah menyentuh suatu obyek, gunakan cairan pen-steril tangan. Selain itu, jika memungkinkan hindari cium pipi sebagai ucapan/tindakan salam.
- Waspada menggunakan fasilitas umum. Fasilitas umum merupakan sarana yang dapat digunakan oleh siapa saja. Untuk itu harus diwaspadai kemungkinan sarat dengan kuman yang dapat membawa virus flu babi.
- Jika anda melakukan perjalanan menggunakan pesawat udara, harap diperhatikan hal berikut: “bahwa proses transfer flu jenis apapun, sangat dimungkinkan terjadi dalam area terbatas seperti dalam pesawat udara”.
- Bersihkan produk yang anda konsumsi. Masa hidup dari berbagai virus sangatlah berbeda-beda, dari mulai yang hanya 48 jam sampai dengan 100 tahun, tergantung pada daya tahan virus itu sendiri. Meski saat ini belum terjadi kasus penularan flu babi melalui konsumsi buah dan sayuran, tampaknya ada beberapa kekhawatiran akan terjadinya kemungkinan tersebut. pastikan anda sudah mencuci buah dan sayuran sebelum mengkonsumsinya. Gunakan air bersih yang mengalir, karena mencuci buah dan sayur menggunakan cairan pembersih kimia belum tentu efektif.
- Sedapat mungkin Hindari keramaian. Jarak yang terlalu dekat akan lebih memungkinkan penularan flu babi. Gunakan masker jika anda terpaksa berada pada situasi ini.
- Hindari penggunaan alat makan/minum secara bergantian tanpa pencucian atau sterilisasi karena flu babi dapat ditularkan melalui kontak dengan alat-alat makan/minum yang terinfeksi.
- Segera kunjungi dokter. Jika anda mendapatkan atau merasakan gejala-gejala terserang flu babi (termasuk demam tinggi dan badan pegal-pegal). Flu babi dapat mematikan. Setidaknya, Untuk saat ini, Tamiflu dan Relenza adalah obat antivirus yang cukup efektif untuk beberapa jenis flu babi. Agar efektif, obat-obatan ini harus dikonsumsi dalam waktu 36 jam sejak terinfeksi.
(Diambil dari berbagai sumber)
Leave a Comment »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a Reply
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.




